Tampilkan postingan dengan label international. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label international. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Januari 2011

Pertumbuhan China Terlalu "Panas"

Pertumbuhan China Terlalu "Panas"
BEIJING, KOMPAS.com — Ekonomi China tumbuh "panas" 10,3 persen tahun lalu. Inflasi melampaui target setahun penuh pemerintah. Phoenix Television yang berbasis di Hongkong mengatakan hal tersebut di situsnya, Rabu (19/1/2011).
Lembaga penyiaran itu mengutip sumber tanpa nama bank sentral yang mengatakan angka-angka telah "bocor" sehari sebelum pemerintah akan merilis data kunci ekonomi untuk Desember dan untuk 2010.   
Pertumbuhan produk domestik bruto dibandingkan dengan revisi kenaikan 9,2 persen pada 2009 yang menandai ekspansi tahunan tercepat sejak awal krisis keuangan global menantang Beijing untuk mendinginkan perekonomian.   
Para analis telah memperkirakan bahwa tahun lalu ekonomi kedua terbesar di dunia itu tumbuh sekitar 10 persen karena didukung permintaan yang kuat untuk ekspor China dan investasi besar-besaran di sektor properti.
Indeks harga konsumen China, ukuran utama dari inflasi, naik 3,3 persen dari tahun sebelumnya selama 12 bulan. Angka ini melampaui target setahun penuh Beijing tiga persen karena biaya makanan melonjak, kata laporan itu. Namun, inflasi Desember melambat menjadi 4,6 persen tahun ke tahun (YoY) dibandingkan dengan 5,1 persen pada November, yang merupakan laju tercepat dalam lebih dari dua tahun.   
Indeks harga produsen, yang mengukur biaya barang di gerbang pabrik, naik 5,9 persen selama setahun, karena produsen lulus pada lonjakan biaya komoditas global.   
Beijing telah berusaha memperlambat ekonomi dan membawa inflasi di bawah kontrol di tengah kekhawatiran bahwa melonjaknya biaya makanan dan properti menegangkan anggaran rumah tangga dan mengancam memicu kerusuhan sosial.   
Analis menyalahkan langkah-langkah stimulus besar pemerintah selama dua tahun untuk memerangi krisis keuangan untuk membanjiri pasar dengan likuiditas, yang pada gilirannya telah menyebabkan kenaikan harga perumahan dan inflasi.   
Pihak berwenang telah mengambil langkah pengulangan untuk mematikan keran pinjaman bank yang melihat kredit baru hampir dua kali lipat sebesar 9,6 triliun yuan pada 2009 karena bank mengindahkan seruan pemerintah untuk memacu perekonomian di tengah penurunan.   
Bank sentral pada Jumat memerintahkan lagi bank-bank untuk meningkatkan jumlah uang mereka yang dipertahankan sebagai cadangan, efektif meletakkan penutup pada pinjaman, setelah menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya sejak Oktober.   
Para pembuat kebijakan bertujuan memangkas pinjaman baru untuk 2011 sebesar 10 persen dari tahun lalu, media pemerintah melaporkan Selasa, setelah kredit baru pada 2010 mencapai 7,95 triliun yuan, melebihi target resmi 7,5 triliun yuan.   
Harga properti tetap tinggi meskipun berbagai tindakan pemerintah seperti menaikkan uang muka minimum pada transaksi properti untuk setidaknya 30 persen merupakan upaya menghindari gelembung harga yang merusak. Data lain akan dirilis oleh Biro Statistik Nasional pada Kamis termasuk investasi aset tetap, produksi industri, dan penjualan ritel.

33 Anggota Keluarga Eks Presiden Dibekuk

33 Anggota Keluarga Eks Presiden Dibekuk
TUNIS, KOMPAS.com — Sebanyak 33 anggota keluarga Presiden Tunisia yang digulingkan, Zine El Abidine Ben Ali, dibekuk karena dicurigai telah melakukan "kejahatan terhadap Tunisia", stasiun televisi Tunisia melaporkan, Rabu (19/1/2011).
Televisi itu memperlihatkan emas dan permata yang menurut stasiun televisi itu dalam kepemilikan mereka, termasuk kalung emas dan anting-anting atau subang bertatahkan batu mulia.
"Penyelidikan akan dilakukan agar supaya mereka menghadapi pengadilan," satu pernyataan yang dibacakan di televisi negara itu mengatakan, dengan menyebut satu "sumber resmi".
Pernyataan itu meminta maaf karena tidak memberikan perincian lagi mengenai anggota-anggota keluarga Ben Ali yang ditangkap tersebut.
Ben Ali melarikan diri ke Arab Saudi pekan lalu setelah perlawanan rakyat karena kemiskinan, korupsi, dan tekanan pemerintah di negara yang telah lama ia dan keluarganya dominasi itu.
Istri Ben Ali, Leila Trabelsi, dan keluarganya telah menjadi sasaran banyak kemarahan dan ejekan di antara masyarakat Tunisia karena kekayaan dan cengkeraman luas mereka terhadap ekonomi negara Afrika utara dari 10 juta orang itu.
Media Tunisia—yang menikmati kebebasan yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah bertahun-tahun mendapat pengawasan negara—telah mengadakan sejumlah laporan dengan mengatakan bahwa "keluarga itu" telah melarikan diri dari negara itu dengan sejumlah besar uang dan emas.
Stasiun televisi negara juga mengatakan, penyelidikan dilakukan terhadap Jenderal Ali Seriati, kepala keamanan Presiden Ben Ali yang pemerintah katakan telah ditangkap.

Rabu, 19 Januari 2011

40 Gerilyawan Taliban Menyerah di Afghanistan Utara

Polisi Afghanistan mengatakan sekitar 40 gerilyawan Taliban telah menyerah Selasa setelah operasi militer di utara yang makin sengit, tapi kelompok Islam garis keras itu mengatakan para gerilyawan tersebut adalah penipu.
Kepala polisi provinsi Kunduz Sayed Rahman Sayedkheli menyatakan penyerahan diri gerilyawan, di distrik Imam Saheb, dekat perbatasan dengan Tajikistan itu merupakan kemenangan kecil di wilayah tempat Taliban telah melakukan serangan.
"Operasi itu berhasil secara luas dan keputusan mereka untuk menghentikan perang tentu akan membantu meningkatkan keamanan," ia mengatakan pada Reuters.
Kekerasan di Afghanistan berada pada tingkat terburuknya sejak tergulingnya pemerintah Taliban pada 2001, dan utara menghadapi ketidakstabilan yang meningkat ketika gerilya meluas di tempat-tempat yang sebelumnya damai.
Pemimpin kelompok itu, yang memutuskan untuk minta pengampunan dari pemerintah, Mullah Mohammad Gul, menyatakan orang-orangnya telah "dikhianati oleh Al Qaida dan pejuang asing lainnya".
"Mereka telah melarikan diri dari Afghanistan dan meninggalkan kami tanpa bantuan," ujarnya pada Reuters di sebuah kompleks temoat mereka menyerahkan senjata mereka.
Seorang jurubicara Taliban mengesampingkan pernyataan itu.
"Mereka bukan anggota-anggota sejati Taliban karena pejuang Taliban yang sebenarnya tidak akan pernah menyerah pada pemerintah. Jika ada yang melakukan demikian itu, mereka akan dihukum mati," tegas Zabiullah Mujahid pada Reuters melalui telpon dari sebuah tempat yang tak diungkapkan.
Memikat gerilyawan merupakan bagian dari setrategi Barat untuk membalikkan perang terhadap gerilyawan, dengan menggunakan bujukan seperti pelatihan kerja, program melek aksara dan proyek pembangunan untuk berupaya dan membujuk mereka agar menghentikan perang.
Program itu masih dalam tahap awalnya dan beberapa pengamat mengatakan sering sulit untuk membedakan antara gerilyawan tak sah dan yang sebenarnya.
Serangkaian serangan belum lama ini di sekeliling negara itu telah membantu menghilangkan harapan akan peredaan dalam pertempuran pada musim dingin. Beberape pengamat mempertanyakan apakah fokus Pasukan Bantuan Keamanan Interasional (ISAF) pimpinan NATO di provinsi Helmand dan Kandahar di Afghanistan selatan telah terjadi dengan pengorbanan utara.

Selasa, 18 Januari 2011

Orang Jepang Makin Menjauhi Seks

Orang Jepang Makin Menjauhi Seks
 - Lebih dari sepertiga laki-laki Jepang berusia antara 16 dan 19 tidak berminat atau aktif menolak untuk seks, menurut survei pemerintah.
Angka kelahiran Jepang berada pada 1,21 per keluarga, jauh di bawah tingkat 2,08 bayi yang diperlukan untuk populasi yang stabil.
Pada Maret 2009, jumlah penduduk Jepang mencapai lebih dari 127 juta, tetapi angka itu diproyeksikan turun menjadi 95 juta pada tahun 2050. Dan jika langkah-langkah drastis gagal untuk mendorong orang melakukan hubungan seks - dan memiliki anak, maka hanya akan ada 47,7 juta orang Jepang pada pergantian abad berikutnya.
Menurut survei terhadap 671 pria dan 869 perempuan, yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan, 35,1 persen dari pria berusia 16 hingga 19 mengatakan mereka tidak tertarik atau menolak terhadap seks, lebih dari dua kali lipat dari angka 17,5 persen dari laki-laki dalam studi sebelumnya di 2008.
"Jelas, alasan yang paling penting bagi penurunan tingkat kelahiran di Jepang adalah bahwa orang tidak melakukan hubungan seks," kata Dr Kunio Kitamura, Kepala Asosiasi Keluarga Berencana Jepang, pada The Daily Telegraph.
"Dikombinasikan dengan meningkatnya jumlah orang lanjut usia, ketidakseimbangan populasi adalah masalah besar," katanya.
Yang juga mengkhawatirkan, katanya, adalah peningkatan jumlah pasangan menikah yang mengakui tidak berhubungan seks selama lebih dari satu bulan.
Angka tersebut telah meningkat menjadi 40,8 persen dari semua pasangan menikah, naik dari 36,5 persen dua tahun lalu dan 31,9 persen pada tahun 2004.
Pemerintah telah mencoba serangkaian kampanye untuk mendorong pasangan untuk memiliki lebih banyak anak - dari membuat perusahaan bersikeras bahwa staf mereka meninggalkan pekerjaan di pukul 6 sore hingga meningkatkan tunjangan anak - tetapi tidak satu pun akan memiliki dampak jika orang tidak melakukan hubungan seks, kata Kitamura

Teror Bom Warnai Kunjungan Biden di Irak

Baghdad: Sedikitnya dua orang tewas dalam rangkaian ledakan bom di Irak, sesaat setelah Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden tiba di Baghdad untuk membicarakan masa depan tentara AS yang bertugas di sana. Demikian seperti dilansir situs Alarabiya.net, Kamis (13/1).
Menurut pihak berwenang, ledakan pertama terjadi di dekat Masjid Husseiniya milik kaum Syiah di kawasan Karrada, Baghdad. Bom ini menewaskan satu orang, sedangkan empat lainnya luka-luka. Ledakan kedua terjadi di dekat Masjid Abdel Qadir Gilani milik kaum Sunni yang juga terletak di Baghdad, sehingga menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya. Sedangkan ledakan ketiga terjadi di dekat Masjid Al-Assaf yang melukai empat orang.
Kunjungan dadakan Biden tersebut berlangsung setelah Irak menyambut pemerintahan dengan anggota kabinet baru pada Desember lalu. Ketika ditanyakan alasan dirinya mengadakan kunjungan dadakan tersebut, Biden mengatakan, "Saya di sini untuk membantu Irak merayakan kemajuan yang telah mereka buat dengan membentuk pemerintahan baru. Dan itu adalah hal yang baik. Walaupun itu akan menjadi perjalanan panjang bagi Irak."
Sebelum ke Irak, Biden mengunjungi Pakistan dengan membawa pesan perdamaian yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap Islam dan penganutnya. Di setiap pernyataannya, Biden bahkan selalu mengatakan bahwa AS bukanlah musuh dari Islam. Kunjungan Biden di Pakistan diutamakan membahas langkah-langkah yang biasa dilakukan Pakistan dalam menumpas militan. Informasi itu dianggap sangat bermanfaat bagi Amerika Serikat untuk menghentikan aksi terorisme [baca: Joe Biden Kunjungi Pakistan].(DSC/ANS)

Jurnalis Al-Jazeera Diminta Lepas Bra

Yerusalem - Jurnalis televisi berita Al-Jazeera, Najwan Simri Diab yang tengah hamil 4 bulan diminta melepas pakaian dalam (bra) ketika hendak menghadiri acara konferensi pers Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di sebuah hotel mewah di Yerusalem. Simri marah dan menolak untuk hadir, dia merasa dilecehkan oleh petugas keamanan Netanyahu. 
Simri, 31, yang lahir di Israel dan bekerja untuk Al-Jazeera selama delapan tahun diperiksa secara berlebihan oleh seorang petugas keamanan perempuan. "Saya sudah mencopot jaket, lalu vest, dan kemeja, bahkan sepatu saya, terakhir mereka meminta saya melepas bra, saya katakan 'tidak'," kata Simri seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/1).
Simri juga harus melewati mesin pemindai, padahal dia tengah hamil. Dengan tegas Simri menolak. "Saya tidak bersedia melewatinya, saya khawatir efeknya terhadap kandungan saya," ujarnya.
Sebelum diperiksa berlebihan, Simri juga diminta berdiri antri dalam barisan. "Kami harus berdiri sampai setengah jam, dan melihat beberapa jurnalis Arab bergabung, ternyata ada dua barisan berbeda, satu untuk orang Arab dan satu untuk jurnalis lain," kata Simri.
Akibat terlalu lama berdiri, Simri lalu protes, dia khawatir berdampak buruk bagi kandungannya. Simri kemudian boleh duduk dan kembali disuruh menunggu. Sampai akhirnya dia dipanggil dan pakaiannya mulai dilucuti. "Mereka mengancam bisa saya tidak melepas bra, maka saya tidak diizinkan masuk," ujarnya.
Kepala keamanan yang bertanggungjawab dalam acara ini, Shin Bet mengatakan ini adalah prosedur keamanan yang harus dilalui. "Semua diperlakukan sama, ada tiga jurnalis yang menolak diperiksa, dan memutuskan untuk tidak masuk ke dalam," katanya.
Israel melakukan pemeriksaan ketat bagi siapapun yang hendak bertemu Perdana Menteri Israel sejak Yitzhak Rabin dibunuh pada 1995.